Thursday, January 19, 2006

The Naughty Stool

Udah lama ummi ingin menerapkan konsep "Naughty Stool" pada Abrar. Soalnya akhir-akhir ini Abrar punya kebiasaan buruk memukul atau melemparkan sesuatu kalau keinginannya tak terpenuhi.
Semalem, Abrar naik sendiri ke kursi makan, duduk sebentar disana lalu pindah duduk di atas meja makan. Awalnya ummi pasang muka gak suka, trus ummi kasih tau, "gak boleh duduk disitu ya, meja bukan tempat untuk duduk". Reaksinya ?? Seperti biasa bibirnya langsung manyun ( isyarat untuk menyatakan "AKU TIDAK SUKA DILARANG !!" ). Untuk kedua kalinya ummi kasih tau lagi, Abrar masih tak bergeming, sampai akhirnya dia mengambil remote tivi yg kebetulan terjangkau tangannya, lalu dia lemparkan, brakkkk!!!
O o, gak bisa didiemin nih, Abrar seringkali berbuat begini.
Ummi angkat Abrar, ummi dudukin di kursi, ummi kasih tau, perbuatan seperti itu adalah perbuatan buruk yang tidak boleh dia lakukan, sebagai hukumannya dia harus duduk di kursi sampai ummi turunin.
Olala, ternyata Abrar tidak merasa itu sebagai hukuman, dia malah asyik bercerita, ummi pura-pura gak dengerin deh.
2 menit berlalu ( menurut artikel ttg Naughty Stool yang Mbak Luluk kirimkan ke milis sehat, lamanya duduk di naughty stool adalah 1 menit tiap usianya, karena umur Abrar 2 tahun, jadi ummi tinggalin dia di kursinya selama sekitar 2 menit ), ummi deketin Abrar, ummi bilang lagi kalo perbuatan Abrar tadi salah, Abrar tidak boleh mengulangi itu lagi, trus ummi minta dia minta maaf.
Nahhh, saat ummi suruh minta maaf itulah wajahnya mulai berubah, kayaknya dia jadi sedihhhh banget, trus dia langsung meluk ummi, "ummiiii, maafin Mas yaaaaa"
Subhanallah, ummi jadi terharu banget, ummi langsung angkat Abrar dari kursi dan gendong dia, "iya Sayang, ummi maafin, tapi Mas gak boleh gitu lagi ya", "iyaaaa"
Alhamdulillah, penerapan naughty stool pertama kali sukses, mudah-mudahan ummi bisa melakukan hal itu lagi saat Abrar berbuat salah.
Ternyata benar, naughty stool lebih efektif daripada marah-marah atau gantian mencubit Abrar saat dia berbuat salah, makasih share ilmunya ya Mbak Luluk :)