seperti biasa, aku masih suka curi-curi kesempatan nonton sinetron di tivi meskipun ada abrar
meski tau sinetron di tivi sekarang sarat banget dengan muatan negatif buat anak, tapi kok ya kadang masih pengen nonton aja ya ?
tapi tentu aja nontonnya bukan dengan santai, tapi dengan sikap siaga mode on, alias remote selalu ada di tangan, jadi begitu kira-kira ada adegan kekerasan, menjurus ke pornografi, dll, channel langsung diganti, klik...hehehe
tapi tenang aja, ini nggak sering kok, paling cuma 3 kali seminggu ( masih keseringan yak ? )
selebihnya tivi full buat cd edukatif, barney, dora, tarzan, bambi, thomas....
eh, enggak full juga ding, abrar juga masih boleh nonton tivi kok, untuk acara2 tertentu, misalnya bola, balapan motor GP, F1 ( abrar suka sama om alonso, hehe ), kehidupan binatang jam 8 malem di lativi ( tapi ini juga tetep harus ditemenin, soalnya kadang klo binatangnya kawin, dia suka bingung, itu binatangnya lagi ngapain ), terus indonesian idol, pildacil )
tapi dua malem yang lalu, aku agak lalai, nonton sinetron sambil maen sama abrar, giliran lagi serius maen, di tivi ada suara pasangan suami istri lagi berantem, si istri bilang, "dasar buaya", waksss !!!, klik...tivi langsung pindah channel deh
aku ngelirik abrar, dia nyantai aja, aku pikir dia enggak denger, alhamdulillah..
tapi beberapa detik kemudian..."ummi, tantenya bilang buaya..."
gedubraksss...aku pura-pura enggak kaget, nyantai aja, sambil nyari akal, gimana aku ngomentarinya ya ?
akhirnya.....
aku : "ooo tantenya bilang buaya ?"
abrar : "iya"
aku : "buaya itu apa mas ?"
abrar : "nama binatang"
aku : "oya, hidupnya dimana ?"
abrar : "di air"
aku : "inget nggak kakinya ada berapa "
abrar : sambil ngitung kaki & tangan, "satu dua tiga empat, empat mi!!"
aku : "alhamdulillah, mas pinter"
aku mikir dalam hati..."mudah2an percakapan di tivi tadi enggak meninggalkan guratan memori yang negatif di otaknya, mudah2an dia menganggap, si tante di tivi sekedar membicarakan buaya binatang yg sebenernya, bukan konotasi untuk hal lain, maafin ummi ya nak...."