pertanyaan itu pertama kali muncul waktu kenaikan kelas Abrar dari tk A ke tk B, dan makin lama makin sering jadi topik pembicaraan antara aku dan suamiku...
saat kenaikan kelas nanti, bulan Juni, usia Abrar baru 6 tahun kurang 2 bulan
cukup bijakkah kalau kami mendaftarkan Abrar ke SD ?
atau cukup adilkah buat Abrar kalau kami menahannya di tk B ?
riset kecil2an ke teman, kerabat, dan saudara kami lakukan
dan....berbagai jawaban juga kami peroleh
sebagian besar jawabannya adalah.....tidak ada alasan menunda Abrar masuk ke SD, toh SD sekarang bisa menerima anak di usia minimal 5 tahun 8 bulan
meskipun ada pendapat sebagian kecil kerabat yg tidak bisa diremehkan pula
secara akademis, (selain menurut kami juga menurut guru-gurunya) kemampuan Abrar cukup bagus, hanya saja Abrar terlalu pemalu untuk beradaptasi di lingkungan baru
dan, dari berbagai pertimbangan...akhirnya kami memutuskan, Abrar stay di tk B untuk tahun ini
terlepas dari apakah Abrar cukup mampu dari sisi akademis, atau apakah Abrar pemalu..ada satu pertimbangan lain yang menurut kami akan sangat kami sesalkan di kemudian hari jika kami salah memutuskan...
biarlah Abrar memuaskan masa-masa bermainnya
biarlah Abrar menikmati saat-saat indah kanak-kanaknya
tanpa dulu terbebani hal-hal yang belum saatnya menjadi kewajibannya
tanpa mengurangi hormat kami pada teman-teman yang sudah kami mintai saran
kami rasa, itulah keputusan paling bijak dan paling adil buat Abrar, untuk saat ini :)
1 comment:
Dulu gak boleh SD kl belum 7 thn, alhasil umur 6 thn aku baru dimasukin ke TK :D biar gak kelamaan di TK nya hehehe
Post a Comment