Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun.....
A terrible disaster occured in Aceh, 26 Desember 2004.
Minggu sore, kami sekeluarga masih nggak "ngeh" kalo bencana itu sedemikian dahsyat, malah pertama kali nonton TV, kami nggak tau kalo Aceh dan Sumut kena. Senin pagi, baru tersadar, begitu banyak saudara kita yang jadi korban ( bukan berarti korban di negara lain bukan saudara, tapi korban dari bangsa sendiri lebih membuat kita "terluka"). Senin malem, dari kampus, maunya buru-buru pulang, nonton teve, tapi belum banyak berita yang jelas. Selasa, kata Ibuk waktu nelpon, " Udah lihat teve blum ? Masya Allah, korban anak-anak banyak banget, mayatnya sampai berjajar, bukan hanya puluhan, tapi ratusan......", DEG, separah itukah ? Malam itu kami benar-benar terpaku dan menangis, bukan hanya karena tidak tega melihat sekian banyak mayat ( terutama anak-anak ) yang belum terurus, tapi juga karena menyadari, maut itu begitu dekat, hanya dengan sapuan ombak dalam waktu setengah jam, Dia "memanggil pulang " sekian banyak nyawa manusia.
Ya Allah, sedemikian keras kah hati ini, hingga baru tersadar dengan peristiwa ini, dengan teguran keras seperti ini ? Bimbing kami Ya Allah, untuk tetap istiqomah di jalanmu, dan tak akan merapuh seiring berjalannya waktu.
Sempat terlintas dalam hati, kenapa harus Aceh ? Yang belum sembuh lukanya........ Wallahu'alam, Allah pasti memberikan yang terbaik, pasti ada sekian banyak hikmah atas peristiwa ini.
Aceh, kami ikut berduka, ikut menangis atas penderitaan yang kau alami, walaupun tak mungkin kami bisa merasakan betapa pedih penderitaan kehilangan anak, istri, suami, orang tua, mertua, dan saudara dalam waktu sekejap. Tapi jangan terlena oleh air mata, yakinlah Allah tak akan menurunkan cobaan yang tak sanggup dipikul hamba-Nya, pasti masih ada mentari dan hari esok. Biarlah anak-anak dan bayi-bayi kecilmu yang lucu menunggu di depan pintu surga, mereka tak akan masuk ke dalamnya tanpa ibu dan bapaknya. Biarlah suami, istri, orang tua, dan saudara-saudaramu mendahuluimu, Allah pasti memberikan yang terbaik bagi mereka.
No comments:
Post a Comment