Friday, April 01, 2005

Mbah Kung dan Tukang Siomay

Semalem, ummi nelpon Mbah Kung & Mbah Ti.
Ummi kaget bukan main, karena suara beliau kok sedih banget.
Ternyata oh ternyata, mobil Mbah Kung habis ketabrak sama tukang siomay sorenya, aduhhh.
Mobil kesayangan yang enggak boleh kegores dikiiiitttt aja, sekarang penyoknya parah.
Ceritanya begini, Mbah Kung abis jemput adiknya di terminal, yang baru dateng dari Trenggalek.
Sebelum belok di depan rumah, Mbah Kung mendahului si tukang siomay, terus Mbah Kung langsung belok deh masuk rumah, ternyata rem motor si tukang siomay ini blong, sebelum mobilnya masuk rumah, langsung deh ditabrak sama si motor, dhuarrr !!!
Mbah Kung sedihhh bukan main, tapi gak bisa marah sama tukang siomay, gimana mau marah, lha wong tukang siomaynya juga sampe jatuh dan dagangannya tumpah. Sama-sama kasihan kan ?
Hmm, ya sudah lah, namanya musibah. Masih bersyukur sekali, kecelakaannya termasuk sangat ringan, Mbah Kung enggak apa-apa, tukang siomaynya juga enggak luka-luka, masih ada banyak hal yang harus disyukuri.

~Apapun yang terjadi, selalu beradalah diantara dua kondisi, yaitu bersyukur dan bersabar~

No comments: