ketika senyum ceria berganti muram di wajahmu
ummi tau pasti, kau pasti sedih
sesedih yang ummi rasakan
tapi kenapa senyum itu tak jua muncul kembali
saat ummi mengajakmu bercanda ?
sedalam itukah luka hatimu nak ?
hingga tak nampak setitik pun kegembiraan dalam dirimu ?
lalu senyum itupun muncul lagi
tapi bukan senyum yang ummi harapkan
melainkan senyum yang kaupaksakan
ummi tau pasti
kamu tak ingin menambah beban di hati ummi
lalu kau sembunyikan sedih hatimu
dengan senyum yang kau buat-buat
bukan itu yang ummi inginkan sayang
hati ummi justru teriris melihatmu seperti itu
tersenyum, sambil menahan luruhnya air matamu
kamu masih kecil
tapi sudah berusaha menjaga perasaan ummi
menangislah
bila memang itu bisa mengurangi kesedihanmu
seperti ummi yang tak pernah ragu mengurai air mata
saat merindukanmu
maafkan ummi sayang
terlalu sering ummi meninggalkanmu
dengan berbagai alasan
yang mungkin belum kaumengerti
tapi sungguh diluar dugaan ummi
kau berusaha mengerti dan memahami
kamu sudah mampu bersikap dewasa
di usiamu yang masih belia
terimakasih ya nak
doakanlah selalu
agar kita selalu tabah dan sabar menghadapi ini semua
yakinlah nak
Allah tak akan lebih lama membuat kita bersedih
Ia pasti akan segera menurunkan pertolonganNya
bagi setiap kesulitan kita
meski ummi tak selalu menemanimu
kau harus tahu
Allah selalu menjaga dan melindungimu
Ia-lah sebaik-baik penjaga dan pelindung bagimu
dari ummi, yang selalu menyayangimu....
jakarta, senin pagi
dengan berlinang air mata...
1 comment:
Nied.. ikut sedih bacanya.. hiks..
Kamu dah pindah ya..hiks lagi..
Kapan bs ketemu lg ya??
hiks lagi..
hiks lagi..
Post a Comment