sejak pertama kali menginjakkan kaki di solo(pas pindahan september lalu), terasa betapa nyamannya kota ini...
jauh dari pekatnya polusi
bebas dari hiruk pikuk kemacetan
masih banyak lahan hijau disana-sini
dan ada banyak keramahan
tapi ternyata, meski nyaman, butuh waktu untuk penyesuaian
contohnya waktu jalan2 sama abrar dan om febri di pasar klewer beberapa waktu lalu
banyak sekali para penjual yang nyapa abrar dengan ramah
aku sempet terkaget-kaget, kok pada ramah banget...lupa klo di solo
klo di pasar tanah abang, penjual yg ramah seperti itu jarang ditemui kan ?
atau ketika aku buru-buru menginfokan ke rekanan untuk segera mengambil PO mereka di kantor, sementara aku belum menyelesaikannya, aku masih berpikiran, selama mereka dalam perjalanan ke kantor aku bisa menyelesaikannya
akibatnya ? mereka yang jadi menungguku menyelesaikan PO, karena selang 5 menit dari saat kukirimkan sms, mereka sudah berdatangan, olala...
ada banyak nilai plus lain kota ini dimataku, yang menyebabkan aku jatuh cinta...
pertama, ada berbagai macam makanan enak disini, dan murah !! tengkleng, nasi liwet, timlo, dll dll...
kedua, cukup dekat dari rumah ibuk dan bapak, jadi begitu mereka mengabarkan ada sebuah keperluan, kami bisa langsung meluncur kesana, sewaktu di jakarta, mana bisaaaa ???
ketiga, suasananya...i really love it...susah dijelaskan dengan kata-kata, sama seperti ketika aku jatuh cinta sama kota malang, dan berharap suatu saat bisa menetap disana (kelihatannya tak terwujud ya, Allah menggantikan dengan kota lain yang tak kalah menakjubkan)
mungkin...bagi orang lain solo biasa saja, tapi di mataku, solo istimewa....
No comments:
Post a Comment